Bahan :
- Tepung beras 250 gram
- Tepung tapioka 250 gram
- Air sari daun pandan 100 ml
- Air matang 600 ml
- Es batu serut secukupnya
Bahan Untuk Santan:
- Santan 1 liter
- Daun pandan 3 lembar
- Garam ½ sendok teh
Bahan Untuk membuat Gula Merah:
- Gula merah aren 500 gram, disisir
- Gula putih 50 gram
- Air 250 ml
Cara Mengolahnya:
* Terlebih dahulu campurkan tepung beras, tepung tapioka, daun pandan serta air. Aduk rata. Direbus sampai mengental.
* Cetak adonan dawet menggunakan alat cetak dawet. Kerjakan hingga
adonan habis. Letakkan wadah berisi air hangat dibawah cetakan dawet
supaya hasil cetakan dawetnya bagus dan tidak menggumpal. Sisihkan.
* Membuat kuah santannya yaitu rebus santan, daun pandan dan garam
sampai mendidih sambil terus diaduk aduk supaya santannya tidak pecah.
Angkat dan dinginkan. Sisihkan.
* Membuat larutan gula merahnya yaitu rebus air, gula merah serta gula putih hingga mendidih. Aduk rata. Angkat dan dinginkan.
* Cara menyajikan es dawet ayu banjarnegara yaitu siapkan gelas, lalu
masukkan dawet secukupnya, kemudian siram dengan kuah santannya dan
tuangkan larutan gula merahnya. Tambahkan es batu serut.
Monggo dipun cobi,....
dawet hitam
Rabu, 13 April 2016
Rabu, 07 April 2010
Cara Membuat Dawet Hitam
Bahan Cendol:
-650 ml air
-2 iket merang (batang padi yang kering). Untuk pewarna agar hitam
-75 g tepung sagu
Kuah:
-1 liter santan dari1 butir kelapa parut
-1/2 sdt garam
Sirop Gula Merah:
-250 g gula merah
-150 ml air
Untuk bahan penyedap:
-tape ketan
-5 mata nangka, buang bijinya, potong kecil(untuk pengharum)
Cara membuat:
Pewarna :
Batang padi di bakar, dicampur air matang lalu diperas
Cendol:
Campurkan tepung sagu dengan 200 ml air bersama pewarna lalu dimasak sampai mendidih sambil aduk cepat hingga kental dan matang. Angkat. Siapkan cetakan dawet, taruh di atas baskom berisi air es. Tuangkan adonan panas ke atas cetakan, gosok-gosok hingga butiran dawet jatuh ke baskom.Tiriskan, rendam dalam air matang dingin. Sisihkan.
Kuah:
Rebus santan bersama semua bahan hingga mendidih. Angkat, dinginkan.
Sirop Gula Merah:
Rebus gula merah dan air hingga mendidih dan kental. Angkat, saring. Untuk selera beri nangka atau bisa tambah tape ketan, dinginkan.
Penyajian:
Taruh cendol di gelas-gelas saji. Beri sirop gula merah berikut nangka dan tape, tuangi santan dan beri es batu.
Sajikan dingin.
Untuk 8 gelas
-650 ml air
-2 iket merang (batang padi yang kering). Untuk pewarna agar hitam
-75 g tepung sagu
Kuah:
-1 liter santan dari1 butir kelapa parut
-1/2 sdt garam
Sirop Gula Merah:
-250 g gula merah
-150 ml air
Untuk bahan penyedap:
-tape ketan
-5 mata nangka, buang bijinya, potong kecil(untuk pengharum)
Cara membuat:
Pewarna :
Batang padi di bakar, dicampur air matang lalu diperas
Cendol:
Campurkan tepung sagu dengan 200 ml air bersama pewarna lalu dimasak sampai mendidih sambil aduk cepat hingga kental dan matang. Angkat. Siapkan cetakan dawet, taruh di atas baskom berisi air es. Tuangkan adonan panas ke atas cetakan, gosok-gosok hingga butiran dawet jatuh ke baskom.Tiriskan, rendam dalam air matang dingin. Sisihkan.
Kuah:
Rebus santan bersama semua bahan hingga mendidih. Angkat, dinginkan.
Sirop Gula Merah:
Rebus gula merah dan air hingga mendidih dan kental. Angkat, saring. Untuk selera beri nangka atau bisa tambah tape ketan, dinginkan.
Penyajian:
Taruh cendol di gelas-gelas saji. Beri sirop gula merah berikut nangka dan tape, tuangi santan dan beri es batu.
Sajikan dingin.
Untuk 8 gelas
Langganan:
Postingan (Atom)